motivasi

Menulislah untuk masa depanmu !


Masa muda, masa yang penuh semangat. Masa yang penuh dengan kejutan dan ledakan. Masa yang lekat dengan problematika antara keinginan dan kebenaran. Masa yang penuh dengan warna-warni cinta, cita-cita dan harapan.

Masa muda memang indah, karena keseimbangan pikiran dan perasaan telah mulai dibangun dan berperan pada saat ini. Seseorang sudah mulai mencari satu kebenaran hidup yang selaras dengan logika dan fell mereka, yang sering mereka sebut dengan “mencari jati diri”.

Pada dasarnya, manusia memiliki naluri untuk mencari tahu tentang suatu hal, meskipun terkadang itu bisa membahayakan diri dan sekitarnya. Lebih ekstrimnya, terkadang manusia sering melewati batas-batas aturan, nilai, dan norma di masyarakat. “Astaghfirullah…”

Dengan dalil “mencari jati diri”, banyak saudara kita yang terjebak dalam belenggu kehidupan. Banyak dari saudara kita yang lupa akan masa depannya. Baik masa depan saat telah menjadi dewasa, maupun masa depan yang kekal seolah terlupa. Mereka stagnan menjalani rutinitas yang seolah membuat mereka sibuk.

Lalu, bagaimana cara mengolah masa muda kita agar rasa ingin tahu yang besar ini tidak salah tempat, sehingga dapat diberdayakan dan bermanfaat bagi masa depan kita dan umat di lingkungan sekitar kita ? Banyak yang bisa kita lakukan, semua amalan yang telah dipaparkan Al-Qur’an dan hadist bisa kita praktekkan dan Insya Allah berguna. “Sampaikanlah walau hanya satu ayat”, bisa menjadi metode kita dalam mengolah masa muda.

Hubungannya dengan menulis apa ? Selemah-lemahnya penyampaian adalah dengan menulis. Ya.. menulis bisa menjadi salah satu media penyampaian tersebut. Di dunia yang mulai “malas mendengarkan” seperti sekarang ini, saat jeritan rakyat tidak didengar, saat suara mahasiswa diacuhkan, menulis menjadi sangat penting peranannya dalam mengontrol dan mengingatkan. Sebuah tulisan bisa cukup kuat untuk memberikan sugesti kepada pembacanya untuk menerapkan dan mengapresiasikan apa yang dibacanya. Contoh mudahnya adalah laporan praktikum. Kenapa harus ada tinjauan pustaka ? Kenapa asisten sewot kalau tinjauan pustakanya asal-asalan ? itu semua karena hal itu telah tertulis. Meskipun kita menjadi penerus Einsten yang menemukan teori baru yang agak bersinggungan dengan tinjauan pustaka, Asisten tetap akan lebih percaya dengan tinjauan pustaka dengan dalil “sudah terbukti ilmiah.” yap, tanpa toleransi !!! Contoh besar lainnya adalah kebijakan pemerintah dalam sebuah undang-undang yang semuanya berupa tulisan bukan rekaman kaset, semua ditulis.

Subhanallah, Begitulah kuatnya peranan sebuah tulisan dalam menjaga dan mengontrol keseimbangan kehidupan. Masa depan di dunia dapat diatur dan direncanakan oleh sebuah tulisan. Meskipun lemah, dengan tulisan, kita akan dapat berikhtiar memperbaiki kehidupan ini untuk bekal masa depan akhirat kelak.

Oke.. Tetaplah menyampaikan !! -im-

diunduh dari bendel media KMMP edisi 2008

3 thoughts on “Menulislah untuk masa depanmu !

jangan lupa ninggalin komennya ya :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s