sastraku

Puisi Kerinduan


demi sebuah pengharapan
dalam bintang-bintang fajar
kutoreh segenap pancaran kejiwaan
kemelut hati yang berkecamuk
membungkam,
membalut mozaik-mozaik hidupku
tatkala cinta menjadi asa
tatkala rindu menjadi haru
menyatu, menggenggam erat
di antara batas-batas rasa
dalam rintih ini ku berdoa
mendamba kehangatan dan senyuman
dari wajah cerah nan ramah,
yang lama tak bersua
di sini, dalam ribuan kilometer
pengharapanku tetap ada
….

jangan lupa ninggalin komennya ya :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s