kab

Eureka !!


Huff.. setelah sekian lama, Im rindu ingin kembali merajut langkah. Mengasah cinta lama yang pernah padam, lewat sebuah layar ini memainkan kata-kata yang ”berlebai-lebai”, kembali melantunkan irama dari tuts-tuts keyboard laptop tua Im. Wah, sudah lama ya blog ini tidak di-update, terakhir mungkin bulan Maret ya ?

Satu bulan yang telah lewat banyak menghadirkan sejarah-sejarah yang luar biasa berkesan. Riang, sedih, heboh, takut, kalut, semua ada rasanya. Huf… sayangnya sejarah itu kadang terlewat untuk direkam dan diabadikan. Padahal sangat penting untuk terus menginspirasi generasi yang akan datang. Dari situ, Im sekarang sadar bahwa sejarah itu harus dicetak dan bukan hanya untuk dinikmati sendiri. So, Im juga menghimbau buat sobat yang membaca tulisan ini, ”Yuk kita cetak sejarah, salah satunya lewat nge-blog.” Kini, Im pun coba mengaktifkan lagi si ”daun” (selembardaunungu), plus blog baru milik lembaga tercinta “klinik agromina bahari”.

Ngomong-ngomong soal Klinik Agro Mina Bahari alias KAB, Im lagi benar-benar jatuh cinta sepertinya. Lembaga yang satu ini memang benar-benar beda. Beda banget dari lembaga lainnya yang pernah Im ikuti. Sistemnya, bidang garapannya, aktivitasnya, aktivis alias personilnya semua benar-benar keren dan lebih menantang. Entah sampai sekarang Im bingung juga nih, sulit untuk melupakan KAB. Padahal bentar lagi mau ujian tengah semester, banyak yang ingin dibagi cintanya oleh Im. Ada genkuan, budjar, PA, ppwp, dll. Kadang sampai mo tidur pun KAB sering ikut mengawang-ngawang di atas kepala. Bahkan pas nulis di daun pun. Jujur nih, yang parah banget, Im pernah kelebihan satu rakaat pas sholat jamaah karena memikirnya. Astaghfirullah semoga tidak terulang.

Suka-duka 3 bulan awal berada dalam cinta ini membuat Im bangga. KAB punya potensi besar, semua jalan pun terbuka lebar: kompetisi, profesi, dan deseminasi teknologi, banyak dah. Biarpun masih sering dilirik sebelah mata (mungkin karena matanya sakit atau kelilipan) KAB tetap bisa kelihatan dan eksis.Tapi, sedihnya ya… meskipun telah 6 tahun berjalan, KAB masih juga belum diakui secara formal di kampus pertanian karena belum jadi BSI. Padahal kalau diakumulasi prestasinya personilnya sudah banyak sekali. (T_T) huff … husnudzon saja mungkin ini ujian atau tantangan yang diberikan oleh Allah untuk mengangkat derajat KAB.

Buktinya, meskipun tanpa dana dari Fakultas, KAB tetap hidup. Bahkan bisa lebih aktif dari lembaga profesi sejenis. Im juga sangat berterima kasih kepada mas-mas dan mba-mba yang meskipun sudah fokus skripsi dan penelitian, bahkan yang sudah lulus pun tetap mendukung perjuangan KAB lewat doa dan pasokan dana segarnya. Baik yang mendonorkan sebagian gajinya, usaha sampingannya, menyisihkan uang sakunya, maupun dari hasil PKM nya. Subhanallah,… Im juga ingin bermanfaat seperti kalian… AMIN.

Dalam cinta ini, Im memahami begitu besarnya manfaat dari makhluk yang bernama Ukhuwah. Bukan hanya sekedar hubungan pertemanan atau kelembagaan. Ikatannya lebih, lebih dari ikatan pacaran, pertunangan, bahkan ikatan darah sekalipun. Ukhuwah sangat berperan dalam merangkul semuanya dalam mewujudkan diri menjadi kesatuan yang Kompeten, Profesional, dan Kontributif. Saat ikatan ini renggang, semuanya jadi terasa kacau, miss komunikasi (emang ada apa ya dengan ”miss” (nona) komunikasi ? ), terkadang juga membuat hilangnya kesadaran bahwa kita sehati.

Mumpung cinta ini masih tertanam (sebelum Allah mencabutnya), ingin memberi sesuatu yang paling indah untuknya. Harapannya bukan hanya dari Im saja, tapi dari semua yang sedang jatuh cinta sama KAB. Supaya seru ”persaingannya” gitu. Ga’ seru kan kalau hanya seorang, yang terbaik itu biasanya diperebutkan banyak orang. He…he…

Sebentar lagi ujian semester, waktu yang tepat buat KAB unjuk gigi menjadi yang terbaik (karena giginya selalu putih dan bersih). ^_^

Saatnya bangkit cinta,

karena kita tak boleh hanya diam terpana,

memandang megah yang tegak mempesona.

Saatnya menaklukkan mimpi

Membawanya ke angkasa dan terbang tinggi

Merangkul putih awan

Membangun peradaban

Seperti Firman Allah SWT dalam

Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum. itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” QS Ar Radu: 11″


jangan lupa ninggalin komennya ya :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s