special

Hari-hari yang Luar Biasa


Eh, Daun ngerasa ga’ kalo beberapa hari ini, rasanya sungguh berbeda, hari-hari menjadi luar biasa dan aku baru sadar ternyata orang-orang disekitarku juga merupakan orang-orang yang luar biasa. Masih ingat dengan kisah Berdarah-darah versi polisi gadungan. Di situlah semuanya bermula, kisah yang menjadi titik balik itu sangat menyentak 180 derajat. KiniImam jadi sadar kalau ternyata semua orang peduli, hanya prasangka-prasangka saja yang membuat keresahan dan kepenatan itu hadir.

Kisah Berdarah-darah itu juga yang akhirnya membuat sejarah baru prestasi imam dan kawan-kawan STANSA lainnya, Danu, Bagas, Mb’ Titis di Universitas Gadjah Mada.

Allah itu sungguh Maha baik, tak lama setelah peristiwa itu Allah berikan jalan untuk kita semua traveling ke Jakarta berkenalan dengan pejabat-pejabat ristek Republik Indonesia. Hari-hari sebelum keberangkatan kita lalui dengan persiapan-persiapan, Daun percaya ga’ ? mulai dari botol minum sampai jas almamater, mulai dari belajar menanam padi sampai teknik presentasi semua dilahap dalam waktu tiga hari sebelum berangkat. Silaturahmi memohon restu keberangkatan juga kita lakukan. Mulai dari dosen, praktisi, petani, dukuh, semua kita kunjungi dengan satu harapan… dukungan semangat dan doa itu yang terus mengalir.

Tanggal 22 Juni 2010 pukul 15.00 Yogya-Lebak Bulus. Begitu yang tertulis di tiket bus Ramayana tujuan Jakarta. 4 sekawan yang harusnya berangkat semua ke Jakarta ini harus berkurang satu personil. Imam sepertinya harus mundur dari perjuangan untuk berangkat ke Jakarta karena ada empat ujian yang berurutan. Sedih rasanya, tapi all iz well, all iz well… mungkin Allah punya rencana .

Satu hari berselang, 23 Juni 2010, tepat disaat teman-teman di Jakarta sedang latihan presentasi untuk persiapan ”membabat hutan-hutan kesuksesan.” Di sini aku mengurus proposal pendanaan pemberangkatan perjalanan STANSA di Fakultas. Waktu telah menunjukkan jam 08.00 dan aku stanby di depan ruang Pak Witjak. Tak lebih dari 5 menit, set..set…set… tanda tangan Pak Witjak ku dapatkan dan langsung disuruh menuju ke bagian keuangan Fakultas. Di sana semua prosedur kupenuhi dan aku menunggu hingga jam 11.30, akhirnya dana Fakultas turun juga. Subhanallah sangat beda dengan saat dulu menyusun proposal di lembaga. Harus menunggu hingga dua minggu baru dana turun. Takjub it is my first time experience, lagi-lagi Allah memudahkan.

Sore harinya, Allah memberikan tugas lain buatku, bertarung di PIMNAS Bali 2010. Pesan singkat dari temanku yang masuk ke ponsel mengagetkan aku yang baru saja selesai beres-beres kamar. Innalillahi wa innailaihi rojiun… sebuah amanah baru yang membuat aku tak jadi pulang ke Palembang, tapi tak apalah aku syukuri saja, mungkin ini jalan terbaiknya (meskipun hanya bisa mengira-ngira).

Daun…, ternyata anugerah yang diberikan tidak berhenti sampai disini. Di suatu malam tanggal 24 Juni 2010 aku pergi ke ATM, … ”saldo anda tingga Rp.12.000.” Maka aku pun pulang dengan tangan hampa. Alhamdulillah di celengan’ rumah masa depan’ masih tersisa dana buat membeli 2 buah jagung rebus, dan pisang kukus… ^^ (diversifikasi pangan yang bukan hanya wacana bro… !). Pasca malam itu pun imam pasrahkan dengan apa adanya. Toh masih tersisa beras untuk esok hari….

Keesokan harinya, Allah kembali memberi kejutan, untuk memenuhi gizi hari itu, imam sama sekali ga’ mengeluarkan dana. Nasi rames lauk telur puyuh dari seorang teman takmir, dan dan bakmi ayam dari teman bapak yang datang dari Palembang menyambut. Selanjutnya kemeja batik dan dodol nangka beruntun datang menghampiri… Hari ini pun, Allah masih memberi kesempatan untuk bisa Shalat Subuh berjamaah… Robbi Audzi’ni an asyquro ni’matakallati an am taalayya wa ala walidayya, wa an a’malassholihan tardlahu waad’hilni birohmatika fiibadikassholihin…

Sobat, mari kita syukuri setiap desah nafas yang kita lalui, karena Dia tidak henti-hentinya memberikan cinta dan anugerah-Nya. Syukuri lah dengan membagi sebagian harta yang kau miliki untuk orang-orang yang membutuhkan. Insyaallah disaat kau membutuhkan sesuatu, Allah akan membantumu…

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang “Aku” maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila berdo’a kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka itu beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran( Al Baqarah: 186)

jangan lupa ninggalin komennya ya :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s