motivasi · sastraku

Khilaf, Benci, dan Cinta


Hiks… Dua hari ini aku sendiri, di tempat yang jauh, tak ada tetangga, tak ada teman yang bisa diajak ngobrol, diskusi, berantem dan melucu. Im jadi menyadari betapa ukhuwah itu ngangenin, rindu akan indahnya kebersamaan bersama mereka saudaraku, pejuang tak kenal lelah, orang-orang tercinta yang aku cintai mungkin melebihi ikatan darah sekalipun.
Maafkan jika selama ini, aku pernah keliru terhadapmu, dan maafkan setiap prasangka yang pernah terbesit terhadapmu. Sahabatku Im rindu kalian, izinkan Im mende
ndangkan sebuah puisi karya Salim Al Fillah dari bukunya,”Dalam Dekapan Ukhuwah”
Seorang kawan, dalam do’a dan salamnya

diberlalunya seperlima abad usiaku
kembali mengenangku sebuah kaidah
“bencilah kesalahannya,

tapi jangan kau benci orangnya.”

betulkah aku sudah mampu begitu
pada saudaraku, pada keluargaku,
pada para kekasih yang kucinta?
saat mereka terkhilaf dan disergap malu
betulkah kemaafanku telah tertakdir
mengiringi takdir kesalahan mereka?
tapi itulah yang sedang kuperjuangkan
dalam tiap ukhuwah dan cinta
dalam tiap ikatan yang Allah jadi saksinya
karena aku tahu, bahwa terhadap satu orang
aku selalu mampu membenci luputnya
tapi tetap cinta dan sayang pada pelakunya
itulah sikapku selalu pada diriku sendiri
kucoba cerap lagi kekata asy syafi’i
“aku mencintai orang orang shalih”
begitu katanya, diiringi titik air mata
“meski aku bukanlah bagian dari mereka

dan aku membenci para pemaksiat-Nya
meski aku tak berbeda dengan mereka.”

ya.. mungkin dia benar
tapi dalam tiap ukhuwah dan cinta
dalam tiap ikatan yang Allah jadi saksinya
aku ingin meloncat ke hakikat yang lebih tinggi
karena tiap orang beriman tetaplah rembulan
memiliki sisi kelam,
yang tak pernah ingin ditampakkannya pada siapapun
maka cukuplah bagiku
memandang sang bulan
pada sisi cantik yang menghadap ke bumi
tentu, tanpa kehilangan semangat
untuk selalu berbagi dan sesekali merasai
gelapnya sesal dan hangatnya nasehat sebagaimana sang rembulan
yang harus menggerhanai matahari..


jangan lupa ninggalin komennya ya :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s