curhat

…intermezzo…


Kehidupan ini ibarat sebuah lagu, lantunannya tersusun atasnada-nada indah lagu : do re mi fa so la si do’, keindahannya sangat tergantungpada siapa yang memainkannya. Jika nada-nada yang menyusun lagu itu tepat dansesuai dengan yang digariskan maka ia akan melahirkan harmoni yang sangatmerdu. Namun, jika nada yang dimainkan serampangan dan sembarangan, maka yangkeluar bukannya harmoni, tapi harmona, harmono, atau yg lainnya, yang sangatga’ asyik di dengar.Sobat, begitu juga dengan kehidupan. Kita harus bisa melagukannya dengannada-nada sesuai dengan yang telah digariskan ( fitrah ), hmm… boleh lahsesekali berimprovisasi dengan kreasi-kreasi yang inovatif agar harmoninyalebih menyaji, asal jangan serampangan memainkannya, jangan sampai nada-nadayang dirangkai keluar dari garis nada yang telah ditata. Nah, kalau yang sampailagu yang keluar nadanya ga’ merdu sama sekali bisa jadi, kehidupan kita sedangbermasalah.

Usut punya usut, masalah yangada dalam kehidupan kita itu lahir karena diri kita sendiri. Sadar ga’ sadar,permasalahan biasanya berasal dari sebuah kegiatan yang sebelumnya kitalakukan. Dan jika sudah dihadapkan dengan masalah, kebanyakan manusia akanmerasa bingung, stress, dan galau. 
Masalah itu bakal hadir karena ada sesuatu yang menyimpang darijalurnya, baik itu sengaja atau ga’ sengaja. Dan penyimpangan terbesar yangpasti bakal melahirkan masalah adalah berbuat maksiat dankesia-siaan. Maksiat itu terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya,bukan juga hanya karena ada kesempatan, tapi kadang muncul secara karenakebiasaan. Hmm… coba deh renungkan.
Sobat pernahkah kau merasa galau ? (seperti fenomena yang maraksekarang ini, banyak orang-orang yang suka update status galau). Kegalauansecara tidak langsung juga merupakan masalah bagi diri kita. Pada kondisi ini,orang yang lagi mengidap penyakit galau, biasanya tujuan hidupnya sedang ga’jelas, banyak ngelamun, suka uring-uringan, ga’ produktif dan kegiatannya hanyaseperti “mayat” hidup.
Taukah kamu sobat, kegalauan itu sesungguhnya lahir dari kondisi hati yangtidak tenang. Hati yang sedang kering, tandus, dan gersang. Kondisi hati yanggalau bisa jadi karena ia diawali dengan tigakategori : kesia-siankemaksiatan,dan ketidak ikhlasan.sekali lagi deh … coba kita renungkan, apa sih yang sedang atau telah kitaperbuat sehingga bisa jadi galau ?
Yuk dalam bertindak dan melakukan sesuatu, sebelum ia terlaksana dan jadiperkara, mari kita rasakan dengan hati dan fikirkan dengan akal. Adakahyang kita lakukan ini masuk dalam ketiga kategori penyebab kegalauan ?

Jangan sampai nada-nada kegalauan dibiarkan menyusun lagukehidupan kita.
Tapi isilah lagu kehidupan kita dengan nada-nada kebajikan, agar harmoni yang terdengar teralun indah
Waspadai kegalauan …
Cegah dengan kegiatan-kegiatan yang produktif…
Say no to galau … ^_^

jangan lupa ninggalin komennya ya :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s