curhat

Refleksi Nasyid Kita


“Bila sukses telah diraih
Jaga diri tetap rendah hati
Sujudlah untuk mensyukuri
Karena semua nikmat Illahi …”

Empat baris di atas adalah sepenggal potongan lirik lagu “meraih sukses” yang dibawakan oleh gabungan grup Nasyid Kafilah FNI. hmm… lagu yang sangat menginspirasi🙂

Sobat, Nasyid  menjadi budaya yang lekat di kalangan para aktivis dakwah, “Aktivis ya hiburannya nasyid, ga’ suka lagu lain.” (#celetuk seorang kawan). Sekilas tentang Nasyid,  Nasyid berasal dari bahasa Arab, ansyada-yunsyidu, yang artinya “bersenandung”. Definisi nasyid sebagai format kesenian adalahsenandung yang berisi syair-syair keagamaan yang tentunya adalah nasehat.Cara ini diketahui memang lebih jitu dalam memikat seseorang kepada Islam dan Da’wah di era seperti saat ini. Di kalangan anak muda, Nasyid lebih mudah diterima dibandingkan dengan ceramah agama.

Baik dalam hal isi dan cara penyampaian, nasyid berbeda dengan musik pada umumnya.
Dalam hal isi dan materi, Nasyid berisi pengobar semangat, nasihat, dan cerita hikmah, sedangkan kebanyakan musik berisi kisah cinta, kekecewaan, keegoisan, dan kebanyakan mengumbar hawa nafsu.
Dalam hal cara penyampaian Nasyid dibawakan dengan ringan, baik hanya acapela (vocal group, tanpa alat musik) dan diiringi perkusi sederhana. Di kalangan kampus dan sekolah, Nasyid lebih banyak dibawakan secara acapela karena sederhana dan lebih menarik.

Grup nasyid yang ada di Indonesia kebanyakan terlahir dari kelompok kecil kajian-kajian halaqoh,
Di kancah nasional ada JV, IZZIS, Edcoustic, Snada, dll. Di lokal Yogya juga ada Fatih, Fathul Jihad, new commers RIHAM dan SINTESA Vocal Play, dll. Mereka adalah para pejuang yang menyampaikan nilai-nilai islam lewat lisan mereka.

Sama halnya dengan selebritis, menjadi personil group nasyid juga punya konsekuensi sebagai public figure yang kepribadiannya akan dicontoh oleh konsumennya. Apalagi bagi mereka yang langsung berhadapan dengan ranah publik, menjadi bagian dari sekolah dan kampus.

Semoga para munsyid (personil grup nasyid) bukan hanya sekedar nyanyi dan kejar trayek.
tapi tetap senantiasa Istiqomah sesuai dengan yang mereka sampaikan.
agar tidak Kaburo maktan indallahi antakulu mala taf alun.”

Semoga para munsyid selalu dapat memberi keteladanan sesuai dengan niat awal membentuk grup nasyid tersebut. ^_^

jangan lupa ninggalin komennya ya :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s