kampuz · special

Sebuah Mimpi


Dua tahun yang lalu tepat di bulan ini, aku dimintai tolong untuk mengemban amanah menjadi CEO di suatu kelompok studi di Fakultas Pertanian. K.A.B namanya (baca : Ka-A-Be). Dua tahun yang lalu juga (2009) komunitas ini masih terdengar asing di kalangan mahasiswa. Meskipun pada kenyataannya ia telah ada sejak tahun 2004 namun gaungnya tak sampai terasa untuk menguatkan eksistensinya dikalangan sebagian besar mahasiswa.

Saat itu, aku dan beberapa pengurus sempat melakukan survey terkait peran dan manfaat kelompok studi ini bagi mahasiswa Fakultas Pertanian UGM. Dan hasil yang di dapat, banyak mahasiswa tidak mengenal KAB. “KAB (bacanya sambil disambung : “kab”) itu apa ya mas ? hal yang selalu membuat aku tersenyum mendengarnya.

Di KAB aku termasuk pemain lama, tapi bisa dibilang pemain baru juga sih. Karena pada kenyataannya sebelum menjabat menjadi CEOnya aku tidak terlalu aktif di kegiatan-kegiatan KAB, bahkan tidak di kepengurusan sama sekali. Entahlah pada saat itu aku berfikir seperti kebanyakan orang, merasa KAB selalu dijadikan nomor 2, nomor 3, atau nomor kesekian dari organisasi yang diikuti mahasiswa.

Namun pada saat amanah itu datang, aku jadi tersadar. Ada sesuatu persepsi yang mesti diperbaiki. Dan aku bertekad untuk menjadikan KAB yang pertama di mata mahasiswa dimulai dari diriku sendiri. Itu pun yang aku coba tularkan ke rekan-rekan satu tim ku di kepengurusan.

Sebuah mimpi besar tidak akan bisa digapai dengan cara yang instan, aku pun menyadari itu. Butuh kerja sama dan kerja keras untuk mewujudkannya. Seni mengelola berperan penting dalam mendukung itu semua, karena ada kalanya sebuah tim berada dalam kejayaan, tapi ada kalanya sebuah tim juga berada di dalam goncangan.

Semua sempat kurasakan, mungkin lebih banyak dalam goncangan. he… he… Sedikit berbagi pengalaman ya… Selain masalah klasik yang ada di setiap organisasi seperti kecocokan waktu untuk kumpul, komunikasi, dsb. KAB pada waktu itu sangat kekurangan peminat, sejatinya memang saat open recruitment cukup banyak yang mendaftar (secara “brand” nya organisasi keilmuan), namun seiring berjalannya hari anggota mudanya (smart student 1) yang terbilang aktif kalau dihitung dengan jari tangan mungkin masih bisa. Hal ini di latar belakangi kondisi internal KAB sendiri yg aku belum bisa menghandelnya dengan baik, disamping mungkin dampak dari pragmatisme yg kian berkembang di kalangan mahasiswa. Hanya yang punya kemauan keras dan komitmen tinggi yang bisa bertahan. Ya… tak banyak memang, tapi anak-anak muda inilah yang hari ini menjadi orang-orang luar biasa di KAB.

KAB dimataku bukan sekedar kelompok studi tapi juga sebuah keluarga, Keluarga yang mendidik diriku menjadi manusia intelektual, Keluarga yang mandiri yang mengajarkan ketulusan, rela berkorban, dan kesetia kawanan. Keluarga yang akan terus berkembang karena kecintaan anggotanya.
yaa… kalo kata beberapa sahabatku bilang. “KAB selalu di hati.”
 
Saat ini aku tidak lagi aktif dikepengurusan KAB, agenda-agendanya pun sudah jarang aku ikuti, tapi aku masih menjadi pemantau yang setia. he..he… Nah, kabar terakhir yang aku dengar saat ini KAB sudah terkenal, anggota baru tahun 2011 ini sangat banyak dan sangat antusias mengikuti Smart Camp 1 KAB. Aku tidak tahu “banyak” itu maksudnya seberapa. tapi kata-kata “antusias” terhadap KAB selalu membuatku senang.

Sukses untuk para kakak-kakak pembimbing (pengurus dan anggota saat ini) yang luar biasa. Kini saatnya kader-kader muda luar biasa yang lahir dari rahim KAB hadir mewarnai ranah keilmuan di Fakultas Pertanian ini. Semoga rasa memiliki, kesadaran, kekompakan dan keistiqomahan dalam mengkaji keilmuan dan riset dibidang pertanian dan perikanan semakin menguatkan kemanfaatan KAB di masa-masa selanjutnya.

-in memorian- Smart Camp 1 tahun 2009
dari kiri berputar ke kanan (toha, eko, dedek, bowo, imam, ariw, mufid, tika, bella, erva)

Semoga seiring berjalannya waktu, dan silih bergantinya kepengurusan di KAB selalu memberikan warna yang indah dan lebih berprestasi.

Sejatinya aku punya sebuah mimpi, suatu saat nanti dikala mahasiswa, dosen, dekanat, karyawan, SKKK, tukang parkir, dan tukang kebun mendengar kajian iptek mahasiswa, diskusi ilmiah mahasiswa, penelitian mahasiswa, dan PKM, maka yang terbayang dalam fikiran mereka adalah logo Ikan, Padi, dan Suntikan (KAB) ya.. KAB selalu membayang-bayangi fikiran mereka…🙂

-im-

Link terkait
~ KAB in my heart
~ Klinik Agro Mina Bahari Selalu di hati
~ Smart Camp I

3 thoughts on “Sebuah Mimpi

jangan lupa ninggalin komennya ya :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s