resensi · special

Dua Tangis dan Ribuan Tawa


Dahlan Iskan

Sosok ini begitu nyentrik di mataku, tapi juga istimewa. Ya… pertama kali melihatnya di TV One dalam acara “Apa dan Siapa ?”, aku langsung jatuh hati dengan kepribadiannya yang lugas dan tegas. Pak DIS panggilan akrabnya, dia dikenal pertama kali sebagai CEO Jawa Pos dan Jawa Pos Network. Pada tahun 2009 Pak DIS juga pernah menjabat sebagai direktur utama PLN. Selama dua tahun menjabat di PLN berbagai gebrakan dan inovasi Pak DIS lakukan hingga PLN menjadi salah satu BUMN terbaik di Indonesia. Saat ini, pasca resufle kabinet Indonesia bersatu Jilid 2, Presiden SBY menunjuk Pak DIS sebagai Menteri Negara BUMN Republik Indonesia.

Kenapa Pak DIS nyentrik ?

Putra kelahiran Magetan, Jawa Timur tahun 1951 ini adalah sosok yang sederhana, bahkan sampai saat ini pun dia masih tetap dalam kesederhanaannya. Meskipun telah menjadi Menteri, Pak DIS tetap memegang teguh prinsip kesederhanaannya. Ia tetap setia memakai kemeja dan sepatu kets di kantor barunya, sama halnya saat ia masih menjadi wartawan di Jawa Pos dan menjadi Dirut PLN. Ia tidak mau diberi pelayanan yang serba mewah, bahkan ia lebih memilih untuk melayani. Hal ini dapat dilihat dari seringnya Pak DIS berinteraksi dengan karyawan-karyawannya, mengunjungi lokasi kerja, bahkan datang ke ruangan direksinya untuk sekedar mengecek atau berbincang. Pak Dis juga lebih memilih jalan kaki atau menyetir sendiri mobil pribadinya (bukan mobil dinas) untuk berangkat ke kantor. Hal-hal nyentrik inilah yang tak banyak dilakukan oleh pejabat kita lainnya yang terhormat.

Kenapa Pak DIS istimewa ?

Pak DIS punya segudang pengalaman yang seru dan menginspirasi. Kisah perjuangan dalam sakitnya yang berpadu dengan semangat untuk hidup dan terus berkontribusi, perjalanannya keliling dunia dan keliling Indonesia, pengelolaan dan manajemen organisasinya yang luar biasa cerdas, serta cara pengambilan keputusannya yang tegas dan berani. Bayangkan, bagaimana bisa seorang wartawan yang sama sekali bukan pakar listrik  mampu mengubah PLN menjadi perusahaan kelas dunia, kalau bukan ia seorang yang istimewa ? Semua pengalaman Pak DIS menginspirasi bagiku. Semoga suatu saat bisa bertemu dan berbincang langsung dengan Pak DIS. Amiin… ^^

Dua Tangis dan Ribuan Tawa

Itulah judul buku tulisan Pak DIS yang diterbitkan oleh Gramedia Elex Media Computindo. Buku ini merupakan kumpulan notes (tulisan singkat) sang CEO PLN yang dibawakan dengan gaya bahasa yang lugas namun tetap asyik, karena beberapa bagian disisipi dengan joke-joke ringan. Buku ini terdiri dari 32 tulisan dengan jumlah total 349 halaman yang menceritakan bagaimana suka duka menggeber perubahan di tubuh PLN.

Buku ini sangat recomended buat dibaca. Terutama bagi yang sedang atau akan menjadi pemimpin di suatu organisasi. Inovasi dan apa yang dilakukan Pak DIS mungkin bisa dicontoh. (Kalau di UGM, bentar lagi kan mau Pemira nih, he..he.. terus ?). Nah, teringat kata seorang temanku : “Kita bisa mengenal orang dari apa yang ia tulis.” Dalam buku ini kita juga dapat mengenal pribadi Pak DIS lebih jauh, juga tentang gaya kepemimpinan seorang Pak DIS.

Bagi yang ingin membaca buku bisa didapatkan di toko buku terdekat di kota anda. Harga resminya Rp.64.800.- Tapi kemarin waktu aku beli di toko buku TogaMas Jl. Gejayan, DIY harganya lagi diskon sekitar 50 ribuan (lupa detailnya), atau kalau yang mau pinjam sama Imam, hmm… pinjemin ga’ ya ?? dipikir-pikir dulu deh, soalnya belum selesai juga bacanya. he..he..

Sukses terus buat Pak DIS yang tak lelah berkontribusi untuk negeri ini. Semoga Allah senantiasa berikan kesehatan buat Pak DIS agar tetap bisa berkarya dan memberikan yang terbaik untuk negeri tercinta. Doakan kami agar jadi penerus bangsa yang juga berkepribadian sederhana sepertimu.

-im-

8 thoughts on “Dua Tangis dan Ribuan Tawa

  1. Dahlan Iskan =D
    mantap jaya emang nih orang..
    dan salah satu kelebihannya adalah, karena dia suka menulis ^_^

    *oiya, jurus saljunya belum ketemu nih akh, gomen =(

      1. hehehe, padahal mah sy belum baca full postingan ant ini akh..
        tp dari judulnya aja udah seneng duluan n pengen ngasih komen =D

        *oiya, klo diganti daun2 bisa gak yah saljunya*

jangan lupa ninggalin komennya ya :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s