special

“Perbedaan” tak menjadikan kita berbeda


Suara kasak kusuk dibelakang hijab mulai terdengar ketika Imam Shalat menoleh salam pada rakaat kedua shalat witir. Seakan ragu-ragu ini masih shalat tarawih lagi atau sudah witir, bisik-bisik kecil terdengar ramai di kalangan jamaah ibu-ibu. Sang Imam pun mengangkat takbirnya lagi setelah salam dari shalat witir dua rakaat tersebut. Sejenak kemudian sang Imam memimpin shalat satu rakaat dan diakhiri dengan salam. Oo00OO… ternyata yang barusan itu shalat witir ya ?

Di Masjid Al Muslimun Klebengan ini, jamaah memang terbiasa sholat tarawih-witir dengan total 11 rakaat; yakni dua rakaat-dua rakaat shalat tarawih(hingga 4 kali), dan tiga rakaat witir tanpa tahiyat awal. Namun pada malam ini, shalat yang dipimpin oleh Imam (Ustadz yang aku ga’ tau namanya) ini sedikit berbeda. Shalat witirnya sebenarnya sama-sama tiga rakaat, tapi dibagi jadi dua rakaat-satu rakaat. Seingatku ini sama dengan shalat tarawih-witir di Masjid komplek Pakjo, rumahku di Palembang.

Meskipun terdapat perbedaan, masyarakat di Masjid Al Muslimun ini tetap mengikuti shalat yang dipimpin sang Imam ini. Nah.. konsep Qiyadah wal Jundiyah terbukti di sini. Mereka sudah mengerti dan mulai memahami perbedaan yang ada. Mereka tetap ikut dan taat dengan pemimpin shalatnya. Selain itu, karena sang Imam bacaannya sangat bagus dan teramat khusyuk, shalat pun jadi terasa nikmat.  Mungkin seperti shalat di Madinah, meskipun aku belum pernah =D.

Perbedaan terkadang memang sulit untuk langsung diterima, selalu ada saja komentar yang menganggap hal tersebut aneh. Terutama ibu-ibu deh… semoga tidak diperpanjang dan menjadi gosip#ups. Perbedaan adalah rahmat, karenanya kita jadi mengerti bahwa Islam itu fleksibel asalkan tetap sesuai dengan tuntunan syariat.

Finally, setelah selesai shalat sang Ustadz yang mengimami sholat tadi berbaur bersama para bapak-bapak, mengobrol santai dan bersama-sama menutup malam dengan lantunan ayat suci Al Qur’an. Sungguh, malam yang indah dalam ikatan ukhuwah islamiyah.

jangan lupa ninggalin komennya ya :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s