iptek · travelling

Svalbard, sebuah sisi lain dunia


Melancong adalah sebuah hal yang menyenangkan. Melancong membuat kita bisa menemukan hal baru, menulis cerita, dan mengucap syukur kehadiratnya. Tapi melancong bukan hanya bisa dilakukan di dunia nyata loh, kita juga bisa melancong di dunia maya dan mendapatkan informasi dari dari tempat yang belum pernah kita kunjungi secara nyata. Nah, aku punya sebuah tempat unik yang mungkin suatu saat nanti kita bisa sama-sama ke sana ya sobat. Amiin…

kepulauan Svalbard

Svalbard namanya, ini adalah kepulauan yang terletak paling utara di benua eropa. Tepatnya ia terletak di salah satu negara Skandinavia yaitu Norwegia. 60% wilayah di kepulauan Svalbard tertutup salju dan diselimuti oleh gletser karena letaknya yang berada di samudra artik dekat kutub utara. Bayang pun, suhu pada musim panas rata-rata berkisar antara 4 ° C (39 ° F) sampai 6 ° C (43 ° F) dan Januari pada -12 ° C (10 ° F) ke -16 ° C (3 ° F). Meskipun begitu, Svalbard adalah tempat kunjungan wisata di Norway karena di tempat terdapat beberapa keunikan yang sangat menarik, dan tentunya tidak akan kita dapatkan di Indonesia.

Di Svalbard kamu akan menemukan sebuah fenomena unik ‘The Midnight sun’ atau matahari yang bersinar di tengah malam. fenomena ini terjadi pada bulan-bulan musim panas di daerah dekat lingkar kutub utara. Daerah di Svalbard yang mengalami hal ini berada di Tromso, Bodo, Hammerfest, dan Nordkapp. Fenomena matahari yang bersinar tengah malam ini berlangsung  mulai 20 April hingga 23 Agustus. Sedangkan kebalikannya, langit yang terus-menerus gelap pada 26 Oktober hingga 15 Februari. hmm… gimana cara nentuin waktu sholatnya ya ? klo terang terus kapan sholat magrib, isya, subuhnya ? klo gelap terus kapan sholat dzuhur, asharnya ? he..he.. kalo udah nyampe sana silakan tanya takmir masjid disana.

fenomena midnight sun

Pada tahun 2008, di Svalbard dibangun sebuah tempat penyimpanan benih tanaman terbesar di dunia yang diberi nama SGSV (Bukan SNSD… ;)) atau Svalbard Global Seed Vault. Diberitakan oleh Kaskus, katanya di tempat tersebut berisi sampel dari sepertiga dari varietas tanaman pangan terpenting di dunia dan berbagai benih tanaman lainnya. (coba difikir, berarti 1/3 dari benih varietas gandum, padi, jagung, kedelai,…hmm #think ).

Hal lain yang juga menarik di Svalbard, pernah ditemukan pahatan gletser berbentuk “Bumi Menangis”. Sekilas gletser itu seperti gletser lain di kutub utara yang beku. Namun dalam pengamatan lebih dekat, sebuah wajah pedih terlukis pada dinding es yang meleleh, yang tampak tengah menangis dan mengalirkan sungai air mata. Citra “Ibu Bumi’ yang sedang sedih terlihat oleh penduduk setempat selama proses pencairan, dengan es yang meleleh dan salju jatuh ke laut di bawahnya (dulu pernah dimuat di harian kompas-bumi menangis) .

Meskipun Svalbar punya suhu yang sangat dingin, tapi cinta tetap bisa bersemi di sana. Sebuah telaga menyerupai bentuk lambang cinta terbentuk akibat mencairnya gletser di pulau Spitsbergen. Longsor pernah terjadi dikawasan tersebut dan akibatnya terciptalah lubang seluas 120 kaki dan 90 kaki yang secara kebetulan (kekuasaan Allah) membentuk lambang cinta (hati). Lubang tersebut kemudian terisi oleh salju cair dan air hujan, hingga akhirnya membentuk sebuah telaga. Telaga cinta itu kini menjadi salah satu objek wisata yang saat mempesona.

Love Lake

Hmm… itu lah sedikit fakta unik yang bisa kita dapatkan di Svalbard. Oh ya satu lagi, di Svalbard orang yang meninggal tidak bisa dikuburkan karena saking dinginnya tak ada jasad renik yang bisa menguraikan mayat dalam waktu cepat.  Tubuhnya akan tetap utuh di dalam tanah dalam waktu lama tanpa pengawetan. (hii….:-Untuk itu jika ada yang meninggal dunia penguburannya dilakukan di wilayah lain Norway yang lebih hangat.

Yah sobat… itulah sekilas  tentang Svalbard.
Berharap, semoga suatu saat bisa kesana buat menyaksikan ‘The Midnight Sun’.

.:menyenangkan bisa menjelajah sisi lain dunia.🙂

source :
kaskus,wikipedia,vivanews,
smileycandy’s blog

One thought on “Svalbard, sebuah sisi lain dunia

jangan lupa ninggalin komennya ya :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s